Selasa, 23 Agustus 2011

JUAL CEPAT Rumah di "Puri Margawangi" Kota BANDUNG

DIJUAL CEPAT (TANPA PERANTARA) sebuah Rumah Strategis Di Kota BANDUNG:

Alamat : "Puri Margawangi" Jl. Margawangi Raya No 1 RT 05/17 Kel Margawangi Margacinta - Bandung
Luas Rmh : 114 M
Kondisi : Layak huni/Permanen (3 Kamar Tidur, 1 RUtama, 1 RKeluarga, 2 Kamar Mandi, Dapur),
Lokasi Strategis (Dekat dengan Masjid, Dekat ke Pertokoan/Pasar, / Bank-Bank / Taman)
Fasilitas : Telpon, Jetpam, PLN 2.200KWh, Water Heater, Garasi Luas.
Cocok Utk : Rumah Tinggal

MINAT? . . . . . Click di http://ken-jualrmh.blogspot.com/


Contact : Mela (Hp : 085222949788) & KEN Kanaidi (Hp : 0812 2353 284)
e-mail : netkas_mela@yahoo.com

e-mail : kana_ati@yahoo.com

Selasa, 31 Mei 2011

Influencing Gender, Age, Type of Business and Country of Origin of The Quality Control Circle to The Tools, Process and Measurement

by Using Content Analysis

ISSN : 1829-8176 page 25-35.


This research tries to identify correlation among four independent variables of QCC (Quality Control Circle): (1) genders of the QCC participants, (2) seniority of the members, (3) type of business and (4) country of origin of QCC with multiple dependent variables: (1) tools used to solve the problems in QCC, (2) process or steps used, and (3) measurement of the result applied by QCC. The result show that the country of origin is the only independent variable which is likely correlates with tools used and process applied in QCC. The abroad (outside Indonesia) QCC tends to be more unstructured. On the other side, QCC Indonesia is likely more structure in using tools and keeps 8 steps of problem solving perfectly in QCC. This may implies that QCC Indonesia is rigid in follow the QCC rule that may causes less creativity, high reluctance to change for QCC improvement und more concern to the criteria competition rather than the quality improvement it self. Both cluster, QCC Indonesia and QCC abroad agree that measurement of the QCC result tends to be more quantitative, especially financial measurement. The method used is content analysis from the QCC reports in the Proceeding of the convention and calculated by ANOVA (Analysis of Variance). The sample used is from all participants of International Convention in Quality Control Circle (ICQCC) 1991 in Bali. QCC reports calculated in this research include 62 QCC participants from ICQCC 1991 that consist of QCC Indonesia (31 QCCs) and from abroad (27 QCCs). This research paper is still in progress for comparing the participants of ICQCC 2006 in Bali that has been held in the end of November 2006. ..... (baca_selengkapnya )

Artikel lengkap dikompilasi oleh/hubungi :
Kanaidi, SE., M.Si (Penulis, Peneliti, PeBisnis, Trainer dan Dosen Marketing Management). e-mail ke : kana_ati@yahoo.com atau kanaidi@poltekpos.ac.id
Butuh Artikel/Jurnal Lainnya ?, click di :

Senin, 04 April 2011

HUBUNGAN ANTARA KUALITAS KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR TERHADAP KEPUASAN MAHASISWA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN DAYA SAING PERGURUAN TINGGI

(STUDI KASUS : MAHASISWA FAKULTAS BISNIS DAN MANAJEMEN UNIVERSITAS WIDYATAMA)

Oleh : Yelli Eka Sumadhinata
(Dipublikasi pada : The 4th PPM National Conference on Management Research Jakarta, 25 November 2010, ISSN: 2086-0390, hal. 1-11)

ABSTRAK
Mempersiapkan Perguruan tinggi di dalam menghadapi persaingan Global tidaklah cukup hanya dengan memberikan fasilitas dan pelayanan yang baik kepada para mahasiswanya, tetapi harus memiliki keunggulan bersaing salah satunya adalah proses kegiatan belajar mengajar yang berkualitas. Dimensi Kualitas kegiatan belajar dan mengajar yang baik dapat dilihat diantaranya dari keterlibatan dosen dan kurikulum yang diberikan. Dengan kualitas kegiatan belajar dan mengajar yang baik diharapkan para mahasiswa merasa puas, dan dapat merekomendasikan Universitas dimana mahasiswa tersebut menempuh pendidikan kepada orang lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh kualitas kegiatan belajar mengajar terhadap kepuasan mahasiswa sebagai upaya peningkatan daya saing perguruan tinggi. Objek penelitian adalah mahasiswa Fakultas Bisnis dan Manajemen Universitas Widyatama. Metode penelitian yang digunakan adalah Deskriptif-Verifikatif, dan untuk menganalisis data digunakan Regresi Linier. Dalam pengambilan sampel teknik yang digunakan adalah simple random sampling.Dari hasil peneliitian diketahui bahwa ada hubungan antara kualitas kegiatan belajar mengajar dengan kepuasan dengan persentase sebesar 0,4%, berdasarkan pengamatan dan wawancara terhadap responden selain faktor proses belajar mengajar ada beberapa faktor lain yang dapat memberikan kepuasan terhadap mereka adalah kepastian mendapatkan pekerjaan setelah lulus, bekerja di bidang yang sesuai dengan jurusan yang mereka ambil saat ini, juga kurikulum yang mendukung mereka setelah kuliah.
Kata kunci : Perguruan tinggi, kualitas belajar mengajar, kepuasan

1. Pendahuluan
Pada era globalisasi saat ini pendidikan merupakan suatu hal yang sangat penting, karena semakin tinggi pendidikan seseorang menunjukkan kualitas sumber daya yang semakin baik. Pentingnya pendidikan ini direspon sebagai suatu peluang untuk mendirikan suatu lembaga pendidikan, hal ini terbukti dengan jumlah lembaga pendidikan yang semakin banyak.
Bertambahnya jumlah universitas-univeritas di kota Bandung dan Banten, ini menyebabkan persaingan mereka semakin ketat. Selain itu Menurut Rektor Universitas Muhammadiyah Prof., Dr. HAMKA (UHAMKA) Suyatno, rencana pemerintah melalui UU No. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, untuk mengijinkan perguruan tinggi asing masuk ke Indonesia dalam beberapa tahun kedepan akan menjadi lonceng peringatan keras bagi perguruan tinggi di dalam negeri yang tidak siap berbenah(http://www.sfeduresearch.org/content/view) . Artinya kini perguruan tinggi negeri maupun swasta harus bersaing dengan perguruan tinggi luar negeri dalam merekrut mahasiswa, Dan juga adanya Kebijakan Regulasi pemerintah (http://www.sfeduresearch.org/content/view), yaitu mengenai ”Kebijakan tentang otonomi kampus dan penentuan kurikulum akan membuat Perguruan Tinggi berkompetensi secara kualitas.
Berdasarkan . . . . . . . .

Artikel lengkap dikompilasi oleh/hubungi :
Kanaidi, SE., M.Si (Penulis, Peneliti, PeBisnis, Trainer dan Dosen Marketing Management).

Butuh Artikel/Jurnal lainnya ?, click di :

Pengaruh PERSEPSI Pasien terhadap LOYALITAS, dengan Variabel Antara KEPUASAN Pasien di Rumah Sakit

oleh : Diah Yulisetiarini
(Publikasi pada : BISMA, Jurnal Bisnis dan Manajemen, 2007, hal: 64-75)

PENDAHULUAN

Konsep kualitas layanan kesehatan berubah dan berkembang seiring dengan waktu. Sejalan dengan perubahan tersebut, kualitas menjadi hal yang utama dalam layanan kesehatan, baik oleh penyedia layanan, pasien maupun oleh pemerintah ............. (baca_selengkapnya)
Artikel lengkap dikompilasi oleh/hubungi :
Kanaidi, SE., M.Si (Penulis, Peneliti, PeBisnis, Trainer dan Dosen Marketing Management).
e-mail ke : kana_ati@yahoo.com atau kanaidi@poltekpos.ac.id
HP. 08122353284
------------------------------- 
Butuh Artikel/Jurnal Lainnya ?, click di :
Kami memiliki beberapa Artikel/Jurnal tentang :
“Peluang BISNIS ONLINE” secara Sederhana……MINAT?... coba lihat (click) dulu di http://formulabisnis.com/?id=ken_kanaidi

Minggu, 19 Desember 2010

Rumah Di Kontakan/Di sewakan


Di kontrakkan (TANPA PERANTARA) sebuah Rumah Di Tengah Kota:

Alamat : Jl. Nilem V No.25 Buah batu - Bandung
Luas Rmh : 150 M
Kondisi : Layak huni/Permanen (4 Kamar Tidur, 1 RUtama, 1 RKeluarga, 2 Kamar Mandi, Dapur),
Lokasi Strategis (Dekat Jln Utama, Dekat ke Pertokoan/Pasar, Dekat ke Terminal & Toll. Dekat Kampus / Bank / Hotel)
Fasilitas : Telpon, PDAM 24 jam, PLN 1.300 Watt
Cocok Utk : Rumah Tinggal

Contact : Pak KEN Kanaidi (Hp : 0812 2353 284)
e-mail : kana_ati@yahoo.com

Kamis, 25 November 2010

COMPETITIVE ADVANTAGE ASPEK SERVICE QUALITY, SATISFACTION, TRUST, REPUTATION, DAN CUSTOMER LOYALTY

Jasa Logistik PT Pos Indonesia (Persero)

Oleh : Kanaidi, SE., M.Si dan Suparno Saputra, SE., MM
Manajemen Pemasaran, Politeknik Pos Indonesia

(Dipublikasi : The 4th PPM National Conference on Management Research Jakarta, 25 November 2010, ISSN: 2086-0390, hal. 1-15)

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanggapan konsumen tentang keunggulan bersaing aspek kualitas pelayanan (service quality) PT. Pos Indonesia (Persero), kepuasan konsumen (customer satisfaction), kepercayaan konsumen (customer trust), citra atau reputasi perusahaan (corporate reputation), dan loyalitas konsumen (customer loyalty) jasa Logistik PT. Pos Indonesia. Penelitian ini dilakukan terhadap 1.500 pengguna jasa Logistik PT. Pos Indonesia sebagai sampel penelitian. Data primer didapat melalui observasi, wawancara, dan kuesioner yang validitas dan reliabilitasnya telah diuji terlebih dahulu.
Data yang didapat dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif untuk mengetahui tingkat kualitas pelayanan (service quality) PT. Pos Indonesia (Persero), kepuasan konsumen (customer satisfaction), kepercayaan konsumen (customer trust), citra atau reputasi perusahaan (corporate Reputation), dan loyalitas konsumen (customer loyalty), serta analisis verifikatif dengan menggunakan metode analisis jalur dan uji hipotesis untuk menilai besarnya pengaruh (service quality), kepuasan konsumen (customer satisfaction), kepercayaan konsumen (customer trust), citra atau reputasi perusahaan (corporate Reputation), terhadap loyalitas konsumen (customer loyalty).
Berdasarkan hasil penelitian didapati bahwa dari hasil analisis statistik deskriptif dan pengkatagorian penilaian mengenai kinerja pelayanan (service quality) Jasa Logistik PT. Pos Indonesia dapat diketahui bahwa seluruh dimensi service quality umumnya berada pada katagori penilaian baik. Kepuasan pengguna jasa logistik PT. Pos Indonesia sudah termasuk dalam kategori memuaskan. Tingkat trust jasa Logistik PT. Pos Indonesia termasuk dalam kategori sudah dipercaya oleh pengguna jasa. Pengguna jasa Logistik PT. Pos Indonesia sudah termasuk dalam kategori loyal. Dari hasil pengujian hipotesis secara simultan, Service quality, Satisfaction, Trust, dan Reputation berpengaruh signifikan terhadap Loyalty
Kata kunci : Service quality, Customer satisfaction, Customer trust, Corporate reputation, dan Customer loyalty.

1. PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Pelayanan kepada konsumen dengan mengedepankan kualitas telah menjadi fokus perhatian setiap pelaku bisnis, terlebih lagi dalam era industri yang semakin kompetitif. Vincent Gaspersz, (1997) menegaskan bahwa untuk memenangkan kompetisi, pelaku bisnis harus memberikan perhatian penuh kepada kualitas, hal ini karena kualitas akan memberikan dampak positif kepada bisnis, yaitu dampak terhadap biaya produksi dan pendapatan. Pernyataan tersebut sangat beralasan mengingat setiap perusahaan . . . . . . .

Fandy Tjiptono dan Gregorius Chandra (2005) mengungkapkan “keunggulan pelayanan dibentuk melalui pengintegrasian empat pilar yang saling berkaitan erat: kecepatan, ketepatan, keramahan, dan kenyamanan pelayanan”.

Carlos Flavian, Miguel Guinaliu dan Eduardo Torres, (2005) dalam penelitiannya terhadap pengguna jasa internet berkaitan dengan pengaruh image terhadap customer trust menempatkan tiga dimensi pelayanan yang dapat membentuk Reputation, yaitu; komitment perusahaan dalam memenuhi janjinya dalam memberikan pelayanan, pandangan konsumen bahwa perusahaan memiliki reputasi yang baik dalam memberikan pelayanan, dan jika dibandingkan dengan pesaing, perusahaan memiliki reputasi yang lebih. . . . . .

Artikel lengkap dikompilasi oleh/hubungi :
Kanaidi, SE., M.Si (Penulis, Peneliti, PeBisnis, Trainer dan Dosen Marketing Management).

Butuh Artikel/Jurnal lainnya ?, click di :

Sabtu, 06 November 2010

PTS Harus Tingkatkan Kualitas Pelayanan


Peningkatan kualitas pelayanan kepada mahasiswa merupakan sarana promosi terbaik bagi perguruan tinggi swasta (PTS) di tengah atmosfer persaingan yang makin ketat.
Menurut Rektor Universitas Pasundan (Unpas) Didi Turmudzi, masyarakat sekarang sudah jeli dalam memilih perguruan tinggi baik negeri maupun swasta. Mereka tahu persis kualitas setiap perguruan tinggi dari pelayanan yang diberikan. "Untuk itu promosi gencar tidak akan terlalu berarti tanpa peningkatan kualitas sarana dan pelayanan yang signifikan" (Pikiran Rakyat.Online,  Rabu : 23 Juni 2010).

Kualitas dan pelayanan merupakan hal utama yang perlu mendapat perhatian PTS. "Sekarang ini yang harus dipikirkan adalah ,,,, baca selengkapnya (http://www.pikiran-rakyat.com/node/116456)